LPPT FIKRI SENADA CUP 2011

on Jumat, 13 Januari 2012


LOMBA PRAMUKA PENEGAK TANGGUH (LPPT) FIKRI SENADA CUP 2011

LPPT Fikri Senada Cup 2011, diselenggarakan oleh Keluarga Besar SMA 5 Bengkulu Selatan bekerjasama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bengkulu Selatan..

LPPT Fikri Senada Cup 2011, adalah sebuah lomba kreatifitas peserta dididk pramuka penegak dan pandega yang berada di Kabupten Bengkulu Selatan..

LPPT Fikri Senada Cuo 2011, disponsori oleh salah satu alumni SMA N 5 Bengkulu Selatan yaitu Kak' Fikri Senada M, ST

Semoga LPPT ini dapat terus berlangsung setiap tahunnya dan menjadi bukti betapa alumni SMA 5 Bnegkulu Selatan sangat mencintai almamaternya...

TUGU SIWAK KUTAU


TUGU SIWAK KUTAU, tugu yang terletak di kelurahan Kota Medan Manna Kab. Bengkulu Selatan Prov. Bengkulu.

TUGU SIWAK KUTAU, melambangkan kesejahteraan sebuah keluarga kecil, sepasang suami istri dan dua orang anaknya..., biasa orang Kota ini menyebutnya "TUGU KB" karena merupakan miniatur seorang ayah, ibu dan 2 orang anaknya...

TUGU SIWAK KUTAU, tugu ini sejak lama berdiri dan sampai sekarang tidak pernah mendapatkan perhatian untuk dirawat aatau pun dibenahi, sehingga banyak kalangan menilai bahwa sejak berdirinya tugu ini hampir puluhan tahun yg lalu, tugu ini tdk pernah direnovasi ataupun dirawat, terlihat jelas di sisi-sisi dindingnya banyak terdapat bercak-bercak bekas tempelan tanda gambar partai politik, pasangan kandidat calon kepala daerah dan kandidat calon anggota legislatif disetiap periode pemilu dan pilkada berlangsung...

TUGU SIWAK KUTAU, bagi kami yang merantau dan anak-anak sekitar tugu sejak kecil area tugu ini adalah tempat kami bermain, menghabiskan waktu sore hari ataupun asmara subuh kalau saat bulan puasa ramadhan..., begitu kisah kami semasa dulu dengan tugu ini...

TUGU SIWAK KUTAU, menjadi pemandangan kenangan tersendiri bagi kami anak-anak Bumi bengkulu Selatan yang merantau, selain mampu mengenang masa-masa kecil, tugu ini adalah sebuah simbol dari begitu banyak simbol kenangan kami dan kami yakin simbol ini adalah sebuah rasa kecintaan kami tehadap kampung halaman kami BUMI BENGKULU SELATAN TERCINTA...

TUGU SIWAK KUTAU, adalah sebuah jeritan hati Bumi Bengkulu Selatan atas sebuah sentuhan pembangunan daerah, ini simbol betapa daerah kita rindu pembangunan yang merata, rindu bukti fisik pembangunan yang adil dan nyata dimata kita semua.... dengan kesempatan indah ini, tidak ada salahnya jika kita mengkritik para penyelenggara pemerintahan di Bumi Bengkulu Selatan "KENAPA TUGU INI TIDAK PERNAH BERBENAH WAJAH" kanon lagi kalau mau dirombak dengan yang lebih megah....

TUGU SIWAK KUTAU, saatnya kitau jadikan titik awal kumpul generasi muda Bumi Bengkulu Selatan untuk BEGERAK PEDULI dan maju berpikir untuk berbebah bagi Tanah Kelahiran kita.... jadikan tugu ini tempat titik aman berkumpul bagi generasi muda, bukan saja saat mau menyampaikan aspirasi akan tetapi tempat dimana kita bisa berkumpul dan menyeragamkan pikiran bahwa BENGKULU SELATAN TIDAK AKAN PERNAH BERBENAH JIKA TIDAK TANGAN KITA PARA GENERASINYA MELAKUKANNYA...

TUGU SIWAK KUTAU, hanya salah satu dari sekian banyak saksi sejarah jelek bahwa daerah kitau lamban pembangunan....!!

TUGU SIWAK KUTAU, adalah kenangan dan jika saatnya "AYOO... BENAHI BENGKULU SELATAN, PERBAIKI CITRA"

PERJALANAN SANG PEMENANG

on Jumat, 23 September 2011


“Memiliki Mental Pemenang atau Mental Pecundang”
Oleh : Fikri Senada M, ST

“Bila seorang pemenang ingin berdiri di depan, dia harus meletakkan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri”
“Pemenang sejati menang tanpa perlu membuat orang lain tertekan”
“Jika dia berdiri di depan sebagai pemimpin, orang banyak mengharapkan petunjuknya dan meneladaninya, dan mereka tak pernah merasa bosan dengan kehadirannya, sebab ia tidak mau bersaing dengan orang lain, maka tak ada seorang pun yang dapat menyaingi prestasinya”

1. APA PERBEDAAN ANTARA PEMENANG DAN PECUNDANG

MENTAL PEMENANG

• Mampu mengatasi berbagai hambatan – baik hambatan dari dalam maupun dari luar diri kita;
• Memberi kekuatan untuk bertahan menghadapi berbagai ujian hidup; Hingga pada akhirnya kita dapat keluar sebagai pemenang.
MENTAL PECUNDANG
• Memiliki rasa kekhawatiran, ketakutan, dan ketakberdayaan menghadapi suatu problem;
• Mental pecundang bukanlah mental yang akan menguasai seseorang yang terkalahkan, tetapi mentalitas negative yang secara tidak sadar dibiarkan menggerogoti kemampuannya untuk mengalahkan penderitaan, cobaan hidup dan prilaku negative. Tuhan Yang Maha Kuasa mengarunikan kepada kita talenta dan sumber daya yang sama untuk mencapai kehidupan yang kita inginkan, namun kita sendirilah yang memutuskan untuk memanfaatkannya atau tidak.
Jadilah seorang yang memiliki mental pemenang dan kita akan menjadi kuat, sehingga pada saat yang bersamaan mental pecundang kita akan menghilang dan sadari juga mentalitas-mentalitas negative yang harus kita singkirkan.

2. YANG DIMILIKI MENTAL PEMENANG
 PEMENANG TIDAK MELARIKAN DIRI DARI PENDERITAAN
Ketidakberuntungan dapat menimpa siapa saja, dan bagaimana kita bisa menjadikan ketidakberuntungan bukan sebagai pengalaman buruk. Dan menjadikannya sebagai pengalaman yang menempa diri kita menjadi pribadi kuat, mampu bertahan menghadapi ujian hidup dan tidak dendam.
Walaupun ujian itu terasa oleh kita datangnya dari orang lain, ada pepatah bijak :
“Jika Aku Digigit Anjing Gila, Aku Tak Perlu Menggigit Balik Anjing Tersebut”
Pengalaman pahit dan ketidakberuntungan dalam menjalani hidup harus kita jadikan pelajaran penting. Jika kita melarikan diri dari penderitaan, maka kita akan berlari sepanjang hidup dan tak pernah benar-benar matang sebagai manusia. Melarikan diri dari penderitaan dan kesulitan bagaikan melarikan diri dari bayangan tubuh kita sendiri. Menyadari situasi buruk dan bersedia menghadapinya akan menghantarkan kita menuju pintu kesuksesan. Siapa pun yang keluar dari penderitaan, adalah lulusan terbaik dari ujian hidup.
 PEMENANG MELIHAT TEMBUS BATAS PENGHALANG
Mental pemenang mampu melihat dan membaca apa yang menjadi penghalang dalam mencapai tujuan, ketika pemenang melihat tembus batas penghalang, ia bukan mala menyerah atau kembali pulang. Akan tetapi terus untuk melanjutkan, dengan tekad yang kuat dan bulat untuk mencapai tujuan melalui usaha apapun.
 PEMENANG TAK AKAN MENYERAH HINGGA TUJUAN-TUJUANNYA TERCAPAI
Untuk meraih sesuatu tidak jarang kita membutuhkan bantuan orang lain, bahkan kita melemahkan kemampuan diri kita sendiri. Untuk mencapai tujuan-tujuan kita (desired state), kita tidak dapat sepenuhnya mengandalkan orang lain. Keluarga dan teman-teman walaupun boleh jadi mereka sangat ingin membantu kita, namun cara pandang dan cara memberikan bantuan mereka dapat saja berbeda dari apa yang kita harapkan.
Sangat penting untuk tetap memiliki keyakinan, bahwa apa yang kita inginkan akan terwujud.
Lakukan sesuatu hal yang mendekatkan kita pada gol-gol tujuan kita.
Pelihara semangat atau motivasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
 PEMBENTUKAN MENTAL PEMENANG DIMULAI DARI TUJUAN AKHIR YANG JELAS
Tetapkan hati untuk menyatakan tujuan akhir, walau kita sadar bahwa kemampuan kita masih cukup kurang atau seadanya.
Keyakinan kita bahwa nasib baik itu ada, dan nasib baik itu akan muncul karena kita sadar bahwa nasib baik itu adalah buah produk dari Bermental Pemenang. Menerima dan meyakini nasib baik harus dibarengi oleh keyakinan bahwa nasib buruk itu tidak ada
Mental pemenang berani menyatakan ; “Di saat saya sedang di bawah, jauh dari puncak sukses, saya tetap mengarahkan pandangan saya kearah tujuan akhir – pencapaian gol. Saya tidak pernah menyalahkan nasib buruk, orang lain, atau situasi yang sedang saya hadapi”. Bagi saya, semua itu hanya ujian dan bila saya tulus, saya akan mendapatkan hadiah – KESUKSESAN.
Secara sederhana dapat kita katakana bahwa, nasib baik menyukai orang yang siap untuk melakukan apapun demi mencapai impian-impiannya.
 SELALU ADA KABAR BAIK BAHWA SETIAP ORANG BISA MENANG
Setiap orang memiliki segala sumber daya yang dibutuhkan untuk menang, keputusan untuk memanfaatkannya atau tidak ada diatas tangan pribadi yang bersangkutan.
Pernyataan diatas sangat relevan bila kita bandingkan seorang SUGENG SISWOYDHONO dan kenalan saya, sebut saja namanya IWAN..
Sugeng dalam sebuah acara Kick Andy di MetroTV, ia menghebohkan karena sebagai laki-laki tanpa kaki sebelah, melakukan proyek pembuatan 1.000 kaki palsu gratis untuk penyandang cacat, orang tidak mengira laki-laki ini sudah kehilangan kakinya sejak usia 19 tahun. Ia member motivasi kepada orang-orang yang sama seperti beliau yaitu hidup cacat tanpa kaki, agar mereka bangkit kembali untuk menjalani hidup. Menurut Sugeng “Orang Bisa Saja Kehilangan Kaki, Tetapi Tidak Bisa Kehilangan Semangat Juang”
Lain Sugeng lain Iwan orang yang saya kenal, ia anak orang cukup berada pejabat disalah satu pemerintahan kota. Saya yakin orang tuanya mampu menyekolahkannya sampai tamat kuliah, akan tetapi Iwan tidak seperti yang kita bayangkan, ia tidak tamat sekolah, bangun setiap hari kesiangan disaat waktu istirahat para pekerja lapangan, setelah makan siang ia menyelinap ke rumah tetangga untuk bermain kartu, kalau tidak ada lawan untuk bermain kartu ia terlihat duduk-duduk mengobrol sambil merokok.
Melihat ilustrasi di atas, jelas TIDAK. Setiap orang bisa menang jika ia memutuskan untuk berlaku seperti Iwan, ia menyia-nyiakan hidupnya padahal ia memiliki semua kelengkapan untuk berprestasi. Coba lihat Sugeng dengan segala keterbatasannya, ia memilih untuk melakukan sesuatu yang berguna, bagi dirinya sendiri dan orang lain.
3. MARI WASPADAI MENTAL PECUNDANG

 KEYAKINAN YANG MELEMAHKAN
Keyakinan melemahkan (limiting belief) adalah rana operasi mental pecundang yang sering berwujud ketakutan, kekhawatiran, dan kebingungan. Perasaan-perasaan tersebut selanjutnya memicu sikap dan prilaku skeptic, putus asa lalu mandek ditengah jalan.
Sering sekali mengucapkan hal-hal yang merefleksikan keyakinan melemahkan, misalnya ; Pengalmanku buruk semuanya; barang kali aku ditakdiran untuk hidup menderita; aku tidak mungkin bisa melakukan hal ini, karena terlalu sulit; buat apa berharap yang muluk-muluk, kalau tidak tercapai nanti kecewa; ya sudahlah.. sudah terlambat; mungkin sudah nasib kita; dll…

 PUTUS ASA
Putus asa terjadi bila seseorang kehilngan pengharapan untuk mencapai tujuan atau gol tertentu. Dalam keadaan putus harapan ia merasa apapun yang dilakukannya, tak akan mencapai hasil, tak akan membawah perbedaan apapun. Ia merasa yakin apa yang diinginkannya dan diimpikannya tidak mungkin didapatkannya, sebab semua itu berada diluar jangkauannya, diluar kendalinya dan dirinya merupakan korban keadaan yang harus menanggung kegagalan demi kegagalan.
(seperti cerita Ramlan disaat gempa menggunjang sumatera barat, 30 september 2009)

 MENYERAH SEBELUM MEMULAI
Tidak kapabel (tidak ada lagi yang dapat diperbuat) sering terjadi pada orang yang meskipun tahu bahwa gol yang dirancangnya masuk akal untuk dicapai, namun tidak percaya diri memiliki kemampuan untuk mencapainya. Keyakinan melemahkan ini mengakibatkan orang tersebut menyerah sebelum memulai. Ia meayakinkan dirinya , bahwa tujuan / gol seperti itu memang dapat diraih orang-orang lain, kecuali bagi dirinya, sebab ia tidak memiliki cukup kapabilitas atau kecakapan, bakat, kesehatan dll sebagainya..
Karena keyakinan melemahkan (limiting belief) sering kali menghambat seseorang untuk mencoba sementara dia menginginkan untuk mencapai suatu tujuan, maka dia mudah iri hati menyaksikan keberhasilan orang lain. Tidak jarang pula dia juga menderita perasaan rendah hati.

 MERASA DIRI TAK BERHARGA
Tidak berguna/tidak berharga/percuma; sia-sia (worthlessness) sering kali terjadi pada orang yang percaya bahwa ia berkemampuan mencapai golnya/tujuan, kapabel menangani suatu tugas yang sulit sekalipun, namun sayangnya ia merendahkan dirinya sendiri dengan meyakini bahwa ia manusia yang tak berharga, manusia yang tak diinginkan, bahkan ia meyakini jika ia berhasil mendapatkan apa yang diinginkan, ia akan mengalami nasib sial.

4. MENANG ITU INDAH

Telah tersinggung dibagian atas bahwa mental pemenang terbentuk melalui ujian hidup, melalui keputusan, dan bersikap positif, dengan kata lain, tertempa pengalaman hidup. Mental pemenang dibangun dengan terus-menerus berpikir dan bersikap positif, berprasangka baik pada nasib kita dimasa yang akan datang, menggantungkan setingi-tingginya tujuan untuk sukses dan mengantisipasi kegagalan dengan persiapan yang matang.

 MENCAPAI KEMENANGAN TANPA MENGALAHKAN ORANG LAIN
Saya setuju sekali dengan ucapan ; “Anda dapat tegak berdiri tanpa harus menginjak orang lain, Anda dapat menang tanpa perlu mengorbankan orang lain”. Apalagi kalimat ini keluar dari bibir HARRIET WOODS, seorang politikus dan aktivis yang hidup pada zaman di kala orang cendrung mengira, untuk berdiri tinggi, ia harus menginjak kepala orang lain, dan ada yang menang maka pasti ada yang dikalahkan alias dikorbankan.
(tontonlah Indonesian Idol dan American idol)

Mental pemenang membantu kita bersikap positif terhadap arti kemenangan, memungkinkan kita melalui proses pencapaian tujuan, bukan memberikan hasil akhir. Mental pemenang membantu kita belajar dari kegagalan sementara/kemenangan tertunda.
Orang-orang bermental pemenang tetap berhasil, walau ia dicemplungkan dilautan merah sebab ia mencurahkan energy, waktu, dan sumber daya lain untuk melakukan yang terbaik, tidak pernah ia membuang-buang tenaga dan waktu untuk mengalahkan atau menghancurkan kompetitorya.
 PERMUSUHAN MENGHABISKAN BANYAK ENERGI
Jika kita sadar bahwa kita lemah, maka kita jangan melawan yang kuat, dan jika kita kuat tak perlu menindas yang lemah. Itulah esensi mental pemenang yang dapat diterapkan dalam kehidupan ini. Bukankah pribahasa kita mengatakan, “Menang jadi arang, kalah jadi abu?” Arang tidak sehancur abu, tetapi juga tidak lagi berbentuk kayu yang dapat dijadikan bahan bangunan. Intinya ; Bermusuhan menghabiskan banyak sekali energy, yang menang dapat melumatkan yang kalah, tetapi ongkosnya sungguh besar bagi dirinya sediri.

Kemarahan, kebencian, dan dendam tidak akan menyakitkan objek, tetapi sebaliknya menguras energy bagi si penaruh. Jika demikian, logikanya kita tak dapat disakiti oleh orang-orang yang memarah, membenci, dan mendendam terhadap diri kita TANPA KITA IZINKAN.
Satu lagi sikap negative adalah iri hati, sebaiknya orang yang iri hati melakukan instrospeksi diri, kesuksesan apa yang dimiliki orang lain yang memicu perasaan iri itu adalah yang tidak dipunyainya.

 PANTANG MENYERAH BILA MENGHADAPI KESULITAN
Dunia mengenal Thomas Alfa Edison sebagai penemu yang pantang menyerah karena baginya setiap kegagalan mengajarkan cara yang lebih efektif untuk menyelesaikan persoalan yang sama.
Untuk mencapai tujuan atau gol, sering kali kita harus merubah prilaku atau cara kita berperilaku dan juga sikap kita. Apabila dengan cara yang sama kita hanya akan mendapatkan hasil yang sama pula. Dengan begitu, bukan tujuan atau gol yang harus diubah, melainkan perilaku kita. Menyerah di awal atau di tengah-tengah proses berarti melepaskan kesempatan untuk mencapai tujuan dan melupakan impian.

Mental pencundang akan mengajak kita untuk berhenti bila kesulitan menghadang, tetapi bila kita bermental pemenang, kita akan mencari cara baru untuk memecahkan kesulitan yang sama.

 MEMBERIKAN LEBIH DARIPADA YANG DIHARAPKAN
Apapun yang kita lakukan, berikanlah lebih dari pada yang diharapkan. Itulah jaminan untuk mencapai kesuksesan sebab kita memberikan nilai lebih atau nilai tambah dari apa yang kita lakukan/kerjakan untuk mencapai tujuan.
Orang yang sering memberikan lebih daripada yang diharapkan, cepat atau lambat orang tersebut akan mendapatkan hasil berlipat ganda, sebab Tuhan Yang Maha Kuasa sendiri suka memberikan lebih dari pada yang kita minta.

 DI PUNCAK ANGGUN DI LEMBAH ELEGAN
Bagaimana orang-orang bersikap ketika berada di puncak sukses? Yang beroperasi dengan mental pemenang bersikap anggun, tidak menjadi sombong, tidak gegabah. Di puncak mereka mengekspektasi tinggi, namun tidak lupa mengantisipasi keadaan mungkin bisa menjadi buruk untuk sementara waktu. Dengan demikian, mereka dapat melenggang elegan di lembah sebab mereka yakin dapat mendaki puncak berikutnya yang lebih tinggi.
Hidup tidak selalu berisi kejadian-kejadian yang menguntungkan. Terkadang impian-impian menjadi kenyataan, tetapi kenyataan pun bisa menjadi mimpi buruk hanya dalam hitungan detik. Tragedy dapat menimpa siapa saja tanpa dapat dihindarkan. Tidak ada orang yang selalu mencapai sukses, tetapi ia dapat melewati kegagalan dengan sukses sebab sukses merupakan proses. Jika kita mengalami kemalangan, seakan-akan dunia runtuh mendadak. Tetapi, ingatlah ada pepatah bijak bilang, “Mendapat keberuntungan janganlah bergembira hingga lupa daratan, ditimpa kemalangan janganlah menangis histeris, orang yang bijaksana selalu berdiri di tengah-tengah”. Hal demikian dapat kita lakukan, jika kita berekspektasi yang terbaik, dan mengantisipasi yang buruk.
Orang-orang yang memiliki mental pemanang itu ibarat BERLIAN, akan bercahaya cemerlang bila diasah dengan berlian lain. Artinya pengalaman masa lalu akan menempah diri kita untuk semakin matang dan menjadi pribadi yang kuat.

Dan kita harus yakin, bahwa Allah SWT akan selalu menuntun kita ketika kita sedang beruntung, sehingga kita tidak lupa daratan. Dan Allah SWT akan menolong kita, ketika kita sedang dalam kesulitan. Jadi, kenapa kita harus takut pada masa depan? Kita yakin bahwa, Allah SWT sesungguhnya menyukai orang-orang yang bermental pemenang dan “PEMENANG ITU ADALAH ORANG-ORANG YANG SELALU MENDEKATKAN DIRI KEPADA TUHAN”


5. PENUTUP

Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna, kesempurnaan itu sepantasnya kita jadikan sebagai sebuah kemampuan untuk terus berbagi manfaat dan pengaruh yang baik, bukan mala sebaliknya kesempurnaan selaku makhluk kita pergunakan untuk saling menindas, merugikan dan memberi pengaruh yang tidak baik.
Generasi yang baik adalah generasi yang memiliki niat baik dan akal sehat serta tangan dingin untuk menyentuh secara nyata dan sewajarnya buat sesama dan tanah kelahirannya.

“Jika saatnya, yuk kita melayani sesama dan sayangi tanah kelahiran”

Di ujung lidah berderet kata do’a, saya secara pribadi memohon kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga kita semua adalah pribadi-pribadi yang memiliki mental pemenang dan pemenang yang sejati itu adalah kita semua. Amin!!



Daftar Pustaka :

7 (Tujuh) Keajaiban Dunia Yang Baru Saja Ditemukan!

Sekelompok siswa dan siswi kelas geografi di sebuah sekolah sedang belajar tentang “Tujuh Keajaiban
Dunia". Pada awal pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar dari “Tujuh Keajaiban Dunia” yang mereka tahu.



Walaupun ada banyak perbedaan diantara mereka, rata-rata siswa dan siswi membuat daftar "Tujuh Keajaiban Dunia" seperti di bawah ini.

* Piramida di Mesir
* Taj Mahal di India
* Tembok Besar China
* Menara Pisa di Italia
* Ka'bah di Saudi Arabia
* Candi Borobudur di Indonesia
* Menara Eiffel di Paris Perancis

Ketika semua siswa dan siswi mengumpulkan tugas yang telah mereka buat, ada satu siswi yang terdiam dan tidak mengumpulkan tugas. Melihat hal itu, sang guru menghampirinya dan mencoba menanyakan prihal kenapa dia tidak mengumpulkan tugas seperti siswa-siswi lain.

Guru : "Kenapa kamu tidak mengumpulkan tugas seperti yang lain?" Tanya guru.
Siswi : "Saya takut salah Bu karena jawaban saya berbeda dengan yang lain" Jawab murid
Guru : "Tidak usah takut, saya juga tidak akan memarahi kamu".
Murid : "Iya Bu" Sambil memberikan tugas yang telah dia selesaikan kepada Bu Guru


Sambil balik ke tempat duduk, sang guru tersentak saat membaca jawaban dari murid tersebut. Sembari duduk di depan, guru sedikit termenung membaca jawaban yang tertulis seperti ini.

7 (Tujuh) Keajaiban Dunia yang Telah Saya Temukan dalam diri saya

* Bisa melihat
* Bisa mendengar
* Bisa berbicara
* Bisa menyentuh
* Bisa merasakan
* Bisa tertawa
* Bisa mencintai

Merasa kagum dengan jawaban siswi ini, sang guru mencoba membacakan jawaban yang baru dilihat kepada siswa-siswi yang lain. Siswa lain pun terdiam mendengar karena tidak pernah berfikir seperti itu.


Alangkah mudahnya bagi kita untuk menyebut sesuatu yang dibuat oleh manusia sebagai sebuah keajaian, sementara karunia yang biberikan kepada kita sebagai hal biasa. Semoga dengan ini kita bisa melihat, merasakan, bersyukur dan dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya hal yang benar-benar ajaib dalam kehidupan!

ABU GOSOK dan KEIKHLASAN HATIMU MAK

on Minggu, 14 November 2010


...sore itu kami bermain bola di atas lahan kebun kelapa milik tetangga rumahku, hampir setiap sore kami bermain bola. Sore itu terdengar suara mak memanggil, beliau minta segera pulang karena hari sudah mau maghrib sedangkan aku belum juga mandi sore. Bukan karena harus dimandikan mak, akan tetapi ada hal penting yang harus dilakukan mak terhadap aku, yaitu MENGGOSOK GIGI ku dengan sesuatu yg tidak lazim atau tidak akan pernah ditemui saat ini...



ABU GOSOK SEBAGAI PENGGANTI SIKAT GIGI dan ODOL

bagi kami anak-anak pedesaan dipinggiran Bumi Bengkulu, saat itu untuk menggosok gigi harus menggunakan media ABU GOSOK. Abu gosok adalah sisa-sisa pembakaran kayu bakar di Tungku Masak didapur belakang rumah. Ilmu ini diajarkan turun temurun oleh nenek leluhur kami, bahwa memelihara gigi dan menjaga gigi agar tetap bersih dan putih itu perlu...

Ada juga sebagian masyarakat menggunakan abu sisa kulit padi/abu dedak untuk dijadikan media gosok gigi saat itu, dengan keyakinan penuh, kami yakin bahwa gigi kami semua putih dan bersih. Sehingga keyakinan itu membuat kami berterimaksih kepada mak kami yang saat itu dengan ikhlas menggosok gigi kami setiap kami mandi, baik pagi maupun sore hari....

Keikhlasan seorang mak, membuat sampai hari ini kami memiliki gigi yg kuat dan bersih sehingga sampai detik ini kami bisa tersenyum manis dgn deretan gigi kami yang kokoh dan kuat.. "MENEBAR SENYUM PENUH CINTA" dan senyum kami insyaAllah ikhlas buat semua....

senyum kami memang BUKAN "Manisnya Senyum Pepsodent" akan tetapi senyum kami senyum ikhlas kerja mak kami dengan abu gosoknya..."SENYUM MANIS ABU GOSOK"...!!



saat ini ketika tekhnology semakin canggih, kita semua meninggalkan tradisi abu gosok, kita berpindah ke bahan modern yaitu pasta gigi yang sangat praktis dan bahkan banyak rasa dan aromanya..., dan tulisan singkat kami bukan untuk memberikan saran agar kita harus kembali ke tradisi abu gosok, akan tetapi memaknai betapa mulianya arti kesehatan buat kita semua, dulu..disaat orang tua kita tdk menemukan tekhnology seperti saat ini, mereka para otang tua kita dengan gigih dan keyakinan penuh membuat atau menemukan media abu gosok untuk menjadikan kita sehat dari segi gigi anak2 yang kuat...

semoga semangat menemukan dan ikhlasnya mak kita untuk supaya kita sehat, dapat memberi inspirasi kita bahwa menyehatkan anak-anak kita itu wajib hukumnya...

semoga tulisan sederhana kami ini dapat memberi manfaat pada kita semua..!! wass

Kunjungan Obama ; OBAMA dan PANCASILA


KUNJUNGAN Presiden Obama ke Indonesia memberikan sesuatu yang berbeda untuk dipelajari oleh rakyat Indonesia terutama sekali para petinggi negara dan mahasiswa Indonesia. "Roh dari Pancasila itu mudah diresapi bagi orang-orang yang menghayatinya"



Begitu seorang Barack Hussein Obama, seorang nonmuslim dan seorang pemimpin negara adidaya. masih bisa mengenangkan tempat di mana ia pernah dibesarkan, di sekolahkan dan diajar tentang Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Masih teringat akan makanan dan budaya Indonesia.



Mengapa bangsa Indonesia yang bertumpah darah di Indonesia tidak mau mengatasi jiwa mereka sendiri. Bhineka tunggal ika, bukan hanya semboyan semata-mata, tapi ia mempunyai roh penyatuan seluruh bangsa Indonesia.



Mengapa kerakusan dan penindasan terus terjadi dari yang kuat kepada yang lemah, bencana alam yang terjadi sudah menunjukan kelemahan sesuatu bangsa, jangan terus arogan tamak dan haloba dengan dunia Indonesia sebuah negara yang kaya.



Berbagai hasil dari buminya jika diurus dengan baik, saya yakin takkan ada rakyat Indonesia yang tersisih dan miskin. Berpeganglah benar-benar pada Pancasila. Karena Pancasila mempunyai roh yang kuat untuk siapa saja yang pernah tinggal di Indonesia.



Jangan mentang-mentang mempunyai kuasa kalian boleh bikin apa saja. Tiada kuasa yang lebih berkuasa melainkan kuasa Allah Tuhan semesta alam.



Berhentilah daripada demontrasi takkan mendatangkan manfaat untuk Indonesia malah memburukan negara dan bangsa dari pandangan dunia.



Sadar diri sendiri wahai petinggi-petinggi negara, jangan sampai kalian harus disadarkan dengan demo-demo dari aktivis dan mahasiswa lantaran kekecewaan mereka.



Bangkitlah dari tidurmu, hilangkanlah mimpi-mimpimu kerakusan. Bantulah semua rakyatmu dengan memanfaatkan hasil dari galian negara, bukan terus memeras mereka..



Tanamkanlah semangat Pancasila sebagaimana Obama masih ingat BhinekaTunggal Ika dan Pancasila. (editor widodo)

"KETIKA TUHAN MENCIPTAKAN SEORANG IBU"

on Minggu, 18 April 2010

Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya..
Kini giliran dicptakanNya para Ibu...

Salah satu Malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yang Tuhan habiskan untuk menciptakan Ibu ini?".
Tuhan menjawab pelan, "TIDAKKAH KAU LIHAT PERINCIAN YANG HARUS DIKERJAKAN?..
Ibu itu harus waterproof (tahan air/cuci), tapi bukan dari plastik..
Ibu itu harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas, dan tidak cepat capek..
Ibu itu harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya..
Ibu itu harus memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya..
Ibu itu harus memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukkan hati anaknya..
Ibu itu harus memiliki lidah yang manis untuk merekatkan yang patah dan 6 pasang tangan!!..
Ibu itu harus memiliki 3 pasang mata yang harus dimiliki model dirinya!!"

Malaikat semakin heran.
Tuhan mengangguk-angguk..
Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya: "Apa yang kau lakukan di dalam situ?"
Padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh. Artinya, Ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat..
Dan sepasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya..
Mata itu harus bisa bicara!
Mata itu harus berkata: "Ibu mengerti dan Ibu sayang padamu".
Meskipun tidak diucapkkan sepatah kata pun..

Ibu itu harus mampu /bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit..
Ibu itu harus bisa memberi makan 6 orang dengan 1,5 ons daging..
Ibu itu harus menyuruh anaknya umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi..

Akhirnya malaikat membalik-balikkan contoh Ibu dengan perlahan.
"Terlalu lunak, "katanya memberi komentar..
"Tapi kuat, "kata Tuhan bersemangat..!
"Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita..
"Apakah ia dapat berfikir?" tanya malaikat..
"Ia bukan saja dapat berfikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi, "kata sang pencipta..
Akhirnya malaikat menyentuh sesuatu di pipi. "eh, ada yang bocor di sini."
"Itu bukan kebocoran, " kata Tuhan..
"Itu adalah air mata... air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, air mata... air mata...,"

ah Tuhan memang AHLINYA..., "akhirnya malaikat berkata pelan sambil mengangguk takjub..